Januari 2023 ETLE Mulai Berlaku Di Kabupaten Lahat

LAHAT,Kabarlahat.com,- Terhitung  januari 2023 mendatang, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lahat Polda Sumatera Selatan akan  memberlakukan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di wilayah kabupaten Lahat.Senin (26/12/2022)

Hal ini di sampaikan langsung oleh
Kapolres Lahat AKBP Eko Sumaryanto, S.I.K.,M.Si melalui Kasat Lantas Polres Lahat AKP Muriyanto,S.H.,M.H Pada awak media saat di konfirmasi di ruang kerja Kasat Lantas polres Lahat,
Bahwa untuk saat ini pihak polres Lahat sudah memasang lampu dua titik.
” Untuk ETLE sendiri pada saat ini  terpasang di jalan Mayor Ruslan atau tepatnya di simpang stasiun dan yang kedua berlokasi di jalan Jaksa Agung R Soeprapto simpang empat Kejaksaan,” Ujar AKP Muriyanto.,SH.,MH.
Lebih lanjut dirinya menghimbau pada masyarakat Kabupaten Lahat agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas baik yang memakai kendaraan R2 maupun R4 dan lainnya.bahwa setiap pelanggar akan dikenakan sanksi sesuai dengan aturan yang ada.
Dijelaskannya, jika masyarakat tertangkap kamera ETLE dan melanggar lalu lintas, maka akan diberitahu. Selanjutnya yang bersangkutan mengurus tilang tersebut di Front Office ETLE yang ada di kantor Satlantas Polres Lahat, lalu yang bersangkutan juga akan diberikan surat tilang atau dendanya untuk dibayar di Bank.
Selain itu, lanjutnya, masyarakat atau pengendara bisa kena tilang dengan pasal yang sama, jadi jangan terkejut jika terkena tilang lebih dari satu kali.
“Jika masyarakat ingin mengetahui kendaraannya kena tilang atau tidak maka download aplikasi ‘Lahat Dulur Kito’, buka aplikasi tersebut maka akan terlihat disana apakah kendaraan kita kena tilang atau tidak,” jelas AKP Muriyanto.
Disampaikannya juga, jika pelanggar tidak menyelesaikan tilangnya di Front Office ETLE di Kantor Satlantas, maka pelanggar tidak akan bisa membayar pajak karena kendaraan nya di blokir.
“Jika tidak ingin ditilang maka kami menghimbau kepada masyarakat khususnya masyarakat Kabupaten Lahat agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas saat berkendara,” himbaunya.
Dikutip dibeberapa situs Web, berikut daftar denda tilang sesuai dengan pelanggaran yang dilakukan;
1. Melanggar rambu lalu lintas dan markah jalan, denda maksimal sebesar Rp 500 ribu atau pidana kurungan dua bulan.
2. Tidak menggunakan sabuk keselamatan, denda maksimal Rp 250 ribu atau pidana kurungan dua bulan.
3. Mengemudi sambil main ponsel, denda maksimal Rp 750 ribu atau kurungan tiga bulan.
4. Melanggar batas kecepatan, denda maksim Rp 500 ribu atau kurungan dua bulan.
5. Tidak menggunakan helm, denda maksimal Rp 250 ribu atau kurungan maksimal satu bulan.
6. Berkendara melawan arus, denda maksimal Rp 500 ribu atau pidana kurungan dua bulan.
7. Bonceng lebih dari dua orang, denda maksimal Rp 250 ribu atau kurungan dua bulan.(KL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Don`t copy text!