Buka Launching Aksi Bergizi,Ini Pesan Dan Harapan Wakil Bupati Lahat

LAHAT,Kabarlahat.com,- Bertempat di Halaman SMA Negeri 2 Lahat hari ini Wakil Bupati Lahat H.Haryanto,SE.,MM didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lahat Taufik Maryansyah Putra SKM,MM menghadiri sekaligus membuka secara langsung Launching aksi bergizi tahun 2022 di Kabupaten Lahat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Unsur OPD Pemerintah Kabupaten Lahat,Perwakilan ketua  TP.PKK  Kabupaten Lahat,Para kepala sekolah SMP dan SMA,SMK Sekolah Lahat,Perwakilan Bank Sumsel Babel Lahat,Staf Pegawai Dinas Kesehatan Kabupaten Lahat,Staf guru SMAN 2 Lahat serta Tamu undangan lainnya.

Dalam laporannya selaku ketua pelaksana kegiatan Taufik Maryansyah Putra,SKM.,MM mengatakan,Bahwa kegiatan ini Adalah menindaklanjuti Peraturan Presiden Nomor 72 tahun 2021 terkait Percepatan Penurunan Stunting dan Surat Edaran HK. 03.03/V/0595/2016 tentang Pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) pada Remaja Putri dan Wanita Usia Subur dan Surat Edaran dari Tim Pembina Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (TP-UKSM) Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Selatan Nomor : 046/SE/TP-UKSM/ID/VHII/2022 tentang pelaksanaan Program Minum Tablet Tambah Darah (TTD) Remaja Puteri (Rematri) dan Literasi Gizi di Sekolah/Madrasah. 

Maka dengan ini Dinas Kesehatan Kabupaten Lahat, Disdik, Kemenag dan Kesra selaku Pembina UKS sesuai dengan Peraturan Bersama (SKB) 4 Menteri Tentang UKS (Usaha Kesehatan Sekolah) antara Mendikbud, Menkes, Menag dan Mendagri Nomor 6/X/PB/2014, Nomor 73 Tahun 2014, Nomor 41 Tahun 2014 dan Nomor 81 Tahun 2014 Tentang Pembinaan dan Pengembangan Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah melaksanakan Launching Aksi Bergizi bagi remaja putri usia 12-18 tahun yang berada di jenjang pendidikan SMP/ sederajat dan SMA/sederajat.

Walaupun pemberian TTD pada remaja putri sudah dilakukan, prevalensi anemia masih cukup tinggi. Banyak faktor yang mempengaruhi, salah satunya adalah kurangnya kepatuhan remaja putri dalam mengonsumsi TTD. Hasil Riskesdas 2018, menunjukan bahwa proporsi remaja putri yang memperoleh TTD dalam 12 bulan terakhir di sekolah sebesar 76,2% tetapi hanya 1,4% yang mengonsumsi TTD sesuai anjuran. 

Berangkat dari kondisi tersebut, UNICEF menginisiasi kegiatan Aksi Bergizi dan mulai melaksanakan kegiatan tersebut pada tahun 2018 di Kabupaten Klaten dan Lombok Barat melalui advokasi, mobilisasi sekolah dan masyarakat, koordinasi multi sektor, penguatan kapasitas serta pemantauan dan evaluasi, dan untuk Sumatera Selatan kegiatannya dilaksanakan pada tahun 2022. 
Kegiatan Aksi Bergizi dilaksanakan dengan tiga intervensi utama, yaitu :

(1) Sarapan dan Minum TTD bersama di sekolah/madrasah setiap minggu.

(2) Edukasi gizi yang bersifat multi-sektor dengan tujuan mempromosikan asupan makan yang sehat dan aktivitas fisik.

(3) Komunikasi untuk perubahan perilaku§ yang relevan dan komprehensif.

Implementasi program Aksi Bergizi tentunya diintegrasikan dengan TRIAS UKS, yaitu pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan, dan pembinaan lingkungan sehat. 

” Gerakan Aksi Bergizi merupakan salah satu upaya Gerakan Atasi Stunting Sampai Nol (GASPOL) yang mana pencegahan stunting dimulai dan hulu yaitu remaja putri dengan diberikan Tablet Tambah Darah (TTD), aktivitas fisik secara rutin dan asupan gizi seimbang. Sehingga remaja putri tersebut menjadi remaja yang sehat, bebas anemia dan siap menjadi seorang ibu yang akan melahirkan generasi penerus bebas stunting ,” Ujar Taufiq Dalam Laporannya 

Sementara itu ditempat yang sama Dalam arahannya Wakil Bupati Lahat H.Haryanto,SE.,MM mengatakan,Bahwa Kegiatan Launching Aksi Bergizt bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang pentingnya asupan zat besi pada usia remaja dan pencegahan serta penanggulangan anemia pada remaja putri. 

Selain itu lanjutnya lagi melalui Kegiatan Launching Aksi Bergizi ini diharapkan mampu memberikan wawasan kesehatan kepada para siswa untuk selalu memperhatikan asupan gizi mereka saat usia remaja. 

“‘ Pemberian pengetahuan tentang pentingnya zat besi (TTD) sebagai pencegahan terhadap kekurangan asupan gizi yang dapat berakibat terjadinya anemia bagi remaja putri, yang berdampak pada penurunan prestasi belajar di sekolah,’ Ujar Haryanto.

Sambungnya lagi,Dengan pemberian TTD dilakukan pada remaja putri mulai dari usia 12-18 tahun di institusi Pendidikan pada jenjang SMP dan SMA atau yang sederajat melalui UKS/M. Dosisnya yaitu memberikan satu tablet tambah darah setiap minggu.

‘ Harapannya siswa putri meminum tablet darah ini pada hari yang sama setiap hari, usahakan minum TTD ini setelah sarapan dan diminum dengan air putih agar penyerapan zat besinya maksimal. Pemberian TTD pada remaja putri ini untuk mencegah nantinya melahirkan bayi dengan tubuh pendek (stunting) atau berat badan lahir rendah (BBLR). Sehingga terciptanya generasi penerus di Kabupaten Lahat yang sehat dan cerdas yang punya daya saing ditingkat global,’ Terang Haryanto.

‘ Jadi dengan kegiatan Launching Aksi Bergizi hari ini, diharapkan prevalensi stunting pada tahun 2021 yakni 22,4°o (SSGI) dapat menurun lagi dan bisa mencapai target Bapak Presiden Republik Indonesia yakni 14% pada tahun 2024,Untuk itu mari sama-sama kita dukung Program Pemerintah 
untuk Penurunan Prevalensi Stunting di Kabupaten Lahat,” Tutup Haryanto.

Usai menyampaikan sepatah – kata sambutannya Kegiatan dilanjutkan dengan pemukulan Gong dan pengguntingan Balon Udara bertanda Launching  Aksi Bergizi siap di gelar.

Terpisah pada awak media selaku tuan rumah Pelaksanaan kegiatan kepala sekolah SMA Negeri 2 Lahat Dr.Tri Turnadi,M.Pd diruang kerjanya, mengatakan,Bahwa pihaknya sangat menyambut baik pelaksanaan kegiatan yang di gelar oleh Pemerintah Kabupaten Lahat melalui Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Lahat.(KL)

‘ Selaku pihak sekolah kami sangat mengapresiasi sekali kegiatan hari ini, apalagi kegiatan ini di gelar di lokasi Halaman SMAN 2 Lahat,sehingga semua anak-anak didik kami bisa memahami secara langsung arti pentingnya menjaga pola makan yang benar agar tubuh tetap sehat dan bugar,” Ujar Tri Turnadi.
(KL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Don`t copy text!