Gelar Rapat Reforma Agria,Ini Tujuannya

LAHAT,Kabarlahat.com,- Sekretaris Daerah Kabupaten Lahat melalui Asisten 1 bidang pemerintahan Rudi Thamrin menghadiri secara langsung rapat  persiapan dalam rangka pendataan Tanah Objek Reforma Agraria(TORA) gugus tugas reforma agraria kabupaten Lahat tahun anggaran 2022/2023. Rabu (03/08/2022)
Pantauan awak media dalam rapat yang berlangsung di Offroom Setda Lahat dihadiri oleh  Kepala Seksi penataan dan pemberdayaan Kantor Badan Pertanahan Nasional Lahat Alanti, S.Sit,M.IP,kepala sub bagian tata usaha kantor Badan Pertanahan Nasional Lahat,Hj.Darnela,S.IP,para kepala OPD di Lingkup pemerintah Kabupaten Lahat atau yang mewakili,serta tamu undangan tim gugus tugas reforma agraria Kabupaten Lahat.
Dalam sambutannya Assisten I H.Rudi Thamrin,SH.MM, mengatakan,Rapat yang di laksanakan merupakan  tindak lanjut dari rapat koordinasi yang dilaksanakan oleh pengurus harian tim gugus reforma agraria beberapa waktu lalu.Di samping itu itu ada beberapa objek yang harus di tindak lanjuti dalam pelaksanaan tugas tim gugus tugas reforma agraria.
” Selaku pemerintah Daerah Kabupaten Lahat kami sangat mendukung sepenuhnya program gugus tugas reforma agraria terhadap beberapa rencana yang terkait dengan TORA dan program PTSL sebagai tindak lanjut dari program Presiden yaitu nawacita.”Ujarnya.
Sambungnya lagi,program ini tentunya sangat membantu masyarakat yang berkaitan dengan kepastian hukum dan keadilan terhadap masyarakat terkait dengan hak atas kepemilikan tanah,oleh sebab itu memang seharusnya program ini dapat  di informasikan kepada masyarakat.
” Ini sudah menjadi tugas kita bersama untuk menginformasikan kepada masyarakat untuk menggali beberapa potensi yang menjadi target sehingga sasaran program ini dapat terwujud.”Sambungnya.
Ditenpat yang sama Kepala Kantor Badan Pertanahan Kabupaten Lahat Joni Efendi,SH.M.Kn melaluii Kepala Seksi penataan dan pemberdayaan Kantor BPN Lahat  Bapak Alanti,Sit,M.IP dalam paparanya mengatakan,Ada beberapa tujuan dari Program reforma agraria diantaranya mengurangi ketimpangan penguasaan dan kepemilikan tanah,menciptakan sumber-sumber kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat yang berbasis agraria.
Lanjutnya lagi untuk tujuan selanjutnya menciptakan lapangan pekerjaan dalam mengurangi kemiskinan,memiliki akses terhadap masyarakat,meningkatkan ketahanan dan kedaulatan pangan, memperbaiki dan meningkatkan kualitas lingkungan serta menangani dan  mengurangi konflik agraria. 
” Diharapkan dengan adanya program ini masyarakat dapat memiliki kepastian hukum akan hak atas tanahnya serta konflik-konflik dapat di mediasi dan di selesaikan dengan baik.”ujarnya (KL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Don`t copy text!