Lestarikan Budaya Bekarang Herman Deru Ajak Warga Jaga Kearifan Lokal

LAHAT,Iabarlahat.com,- Gubernur Sumsel H.Herman Deru, didampingi Bupati Lahat Cik Ujang,SH beserta rombongan lakukan Silaturahmi dan bekarang bersama masyarakat desa Tanjung Raya Kecamatan Pseksu Kabupaten Lahat,Rabu (20/07/2022).

Turut hadir dalam acara tersebut Sekda Lahat Chandra,SH.MM,unsur Forkopimda Kabupaten Lahat serta yang mewakili,anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan,para Kepala OPD di Lingkup Pemerintah Kabupaten Lahat,para Camat Kikim Area,para Kades,tokoh agama,tokoh masyarakat,Kepala BPD di wilayah Kecamatan Pseksu,masyarakat serta para tamu undangan yang sempat hadir.

Hingki Haipun Kepala Desa Tanjung Raya dalam kata sambutanya menyampaikan,Bahwa kunjungan Gubernur Sumatera Selatan bersama Bupati Lahat ini merupakan bukti kasih sayangnya kepada masyarakat Kabupaten Lahat yang ada di Kecamatan Pseksu.

Dirinya juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat atas dukungan dan usaha semaksimal mungkin sehingga bekarang bersama Gubernur Sumsel bisa terlaksana.

Dirinya berharap masyarakat dapat merasakan  pembangunannya sampai ke desa.Kecamatan Pseksu ini terdiri dari 13 desa dan 11 kepala desa,hal ini karena wilayahnya terbagi menjadi 3 wilayah yaitu wilayah Kikim,Saling dan Empayang.

“Kami selaku wakil dari masyarakat mengharapkan apa yang menjadi aspirasi masyarakat tadi dapat di realisasikan oleh Gubernur Sumatera Selatan dan Bupati Lahat Cik Ujang,SH.”harapnya.

Sementara itu ditempat yang sama  Bupati Lahat Cik Ujang,SH dalam sambutanya menyanpaikan ucapan terima kasih pada seluruh yang mengundang Gubernur bersama Bupati dalam rangka bekarang di Lubuk Larangan di desa Tanjung Raya ini.
Lubuk larangan ini dapat diartikan sebagai kebudayaan dimana mengambil ikan dari sungai dengan tidak boleh menyentuh ataupun pakai potas,hal ini dimaksudkan agar ikan yang berada di aliran sungai ini dapat di lestarikan.

“Kami seluruh masyarakat Kabupaten Lahat mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan semua bantuan yang telah di berikan Gubernur Sumatera Selatan serta untuk masyarakat kabupaten Lahat agar terus dapat melestarikan kebudayaan yang ada di Kabupaten Lahat ini.”tuturnya.

Sementara Gubernur Sumatera Selatan H.Herman Deru,SH.MM dalam arahanya sekaligus membuka acara secara resmi mengungkapkan kedatangan Gubernur Sumatera Selatan bersama Bupati Lahat ini merupakan suatu penghormatan kepada masyarakat yang tetap konsisten untuk melestarikan alam dengan simboliknya yang ada saat ini yaitu Lubuk Larangan yang harus terus di lestarikan sebagai warisan kebudayaan. 

“Kita semua harus menjaga warisan kebudayaan yang ada sehingga akan membangkitkan tali silaturahmi diantara masyarakat dan saat ini lah saatnya acara ini dapat dijadikan contoh bagi masyarakat daerah lain untuk mempertahankan kearifan lokal yang ada.”ujarnya. (KL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Don`t copy text!