Puluhan Warga Tiga Desa Kikim Selatan Gelar Aksi Unjuk Rasa Damai,Ini Keinginan mereka

LAHAT,Kabarlahat.com,- Puluhan warga 3 Desa Kecamatan Kikim Selatan sekitar pukul 10.07 wib Pada hari kamis (23/12/ 2021) gelar aksi unjuk rasa damai terkait permohonan hitung ulang surat suara pilkades dianggap tidak sah 
Pantauan awak media dalam Aksi unjuk rasa damai yang komando langsung  oleh Koordinator aksi Marwansyah, Dudi Antoni dan Agusman Askoni dihalaman kantor Pemda Lahat

 
Dalam aksi tersebut para peserta Aksi Damai meminta kepada DPRD dan bupati agar menyelesaikan perselisihan pilkades di tiga desa kecamatan kikim selatan,serta memintakejelasan surat suara yang dianggap tidak Sah,dan permohonan hitung ulang surat suara yang dianggap tidak sah di ketiga desa.1. Desa Banu Ayu2. Desa Beringin Jaya3. Desa Jaga Baya.


Dalam aksi tersebut beberapa warga membawa alat pengeras suara, bendera merah putih dan sepanduk yang bertuliskan :1. Warning pemilih di rugikan.2. Kembalikan permohonan kami.3. Tunda pelantikan bagi desa yang bermasalah.4. Tegakkan keadilan,sahkan surat suara yang di batalkan, hitung ulang surat suara yang di batalkan
Adapun orasi aksi unras tersebut meminta agar pihak pemda lahat agar bisa bijak sana untuk menyelesaikan surat suara yang batal
” Kami bukan mempermasalakan kalah dan menang pencalonan pilkades akan tetapi kami mempermasalakan hasil pencoblosan keapsahan pencoblosan,Kenapa hasil coblos satu lobang akan tetapi bukan mengenaki tempat coblos, di kecamatan lain sah akan tetapi di kecamatan kikim selatan tidak sah,Kami sangat megharapkan permasalahan ini selesaikan degan baik – baik, jangan kami di bodohi, kemana kami meminta perlindungan hukum kami juga warga kabupaten lahat,” Teriak Warga.


Usai menyampaikan orasinya sekitar Pukul 10.29 Wib. s/d 11.36 Wib. Perwakilan aksi unras di terima di ruagan cahaya 1 pemda lahat di terima oleh Asisten III Pemda Lahat Raswan Ansori,Kabg Ops Polres Lahat Kompol Dedi,Kapolsek Kikim Selatan AKP. P Freddy Rajagugu SH,Kabid Pemdes Lahat Ari, Marwansyah Desa Banyu Ayu,Dudi Antoni Beringin Jaya,Agusman Askoni Jaga Baya berserta 3 orang warga kikim selatan.


Dalam Mediasi tersebut Agusman Askoni desa jaga baya menyampaikan,Coblos tembus tembus pertikal tidak sah (tidak mengena calon) oleh kecamatan kikim selatan.
“Kami hanya ingin menayakan coblos tembus pertikal tidak sah (tidak mengena calon) oleh kecamatan kikim selatan sedangkan dari pihak kecamatan kikim selatan tidak bisa di hitung ulang, apabila keberatan membuat surat keberatan, surat kami sudah di layangkan akan tetapi masalah ini belum ada penyelesaian,Kami meminta supaya permasalahan ini ada penyelesaiannya di karnakan kita ada peraturan bupati lahat,Apabila permasalahan ini tidak ada titik temu ini akan membuat kegaduahan di masyarakat dan kami meminta kepada pihak terkait untuk menyelesaikan permasalahan ini ” Ujar Agusman.


Sementara itu mewakili Kadis Pemdes Lahat,Kabid Pemdes Lahat Ari menyampaikan, Permasalahan ini sepakati penyelesaian degan aturan yang berlaku di indonesia,Surat suara telah di atur dalam peraturan ketentuan bupati.
” Perbuplah yang kita jadikan acuan tentang surat suara dan kami tidak membahas secara teksi itu di tanyakan kepada panitia pilkades,” Terang Ari 


Sementara itu Kapolsek Kikim Selatan menyampaikan,Tugas pokok hanya selaku polsek itu adalah pengamanan dalam pelaksanaan pilkades.
” Kami telah menempatkan personil ke tiap tial tps di desa – desa,Kami juga mendapat surat tembusan dari 3 desa kec kikim selatan dan kami sudah berkoordinasi degan kecamatan dan permasalahan ini di selesaikan di pemda atau inspiktorat lahat,” Terang Kapolsek.


Sementara itu ditempat yang sama Kabg Ops Polres Lahat mengajak Para perwakilan warga untuk menciptakan kantibmas di manapun berada.
” Kami dari polsek,polres hanyan sebagai pendapingan dalam pelaksanaan pilkades, yang berkaitan degan aturan aturan pemilihan kades sudah di atur oleh peraturan bupati,Apa yang di lakukan oleh kapolsek di lapagan atas perintah kapolres yang telah terstruktur,penyelesain permsalahan ini jagan meruncing ke lain – lain,” Ujar Kabag ops.


Sementara itu Firman salah satu perwakilan Warga Desa Banu Ayu Saksi Calon Kades Marwansyah mengatakan dirinya tidak pernah melakukan tanda tangan surat suara.
” Saya tidak perna menanda tangani surat suara dan saya tidak perna tanda tangan penyanggahan, apabila ada tanda tangan saya itu tanda tangan palsu,”Ujar Firman (Ton)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Don`t copy text!