Kasus Narkoba AG Dan AY Dua Anggota Polres Lahat Dipecat.

LAHAT,Kabarlahat.com,- Dua Personil Polres Lahat inisial AG dan AY resmi dipecat sebagai anggota polres Lahat atas kasus penyalahgunaan narkoba. Selasa (7/12/2021).

Pelaksanaan Pemberhentian Dengan Tidak Hormat (PTDH) yang berlangsung di halaman mapolres Lahat,dipimpin langsung oleh Kapolres Lahat AKBP.Achmad Gusti Hartono,dan dihadiri oleh jajaran Polres Lahat.

Dalam amanatnya tersebut Kapolres Lahat AKBP.Achmad Gusti Hartono,SIK mengatakan,Pemberhentian kedua anggota tersebut berdasarkan keputusan Kepolisian Sumatera Selatan nomor skep :789/X/2021 dengan dasar melanggar pasal 13 ayat 1 PP nomor 1 tahun 2003 tentang pemberhentian anggota polri, junto pasal 7 ayat 1 hirup (m) Pasal 11 hirup (c) dan pasal 21 ayat 3 huruf i perkap no. 14 tahun 2011.

” Upacara PTDH merupakan salah satu wujud tanggung jawab pimpinan dalam pelaksanaan tugas dan merupakan Punishment bagi anggota yang telah melakukan kesalahan dan telah mencoreng nama baik institusi kepolisian khususnya polres lahat,” Ujar Kapolres Lahat.

Dilanjutkannya lagi, PTDH terhadap personel polri dilakukan setelah melalui proses hukum oleh bidang profesi dan pengamanan polres lahat dan selanjutnya dilakukan pemecatan oleh institusi polri sesuai dengan ketentuan hukum yang ada.Dirinya berharap pada personel yang di berikan PTDH dapat menerima keputusan ini dengan lapang dada.

” Harapan saya sebagai warga negara yang baik yang pernah dididik menjadi anggota polri agar tetap memiliki hubungan emosional dengan polri dan menjadi mitra polri, untuk mewujudkan Kamtibmas yang kondusif di tengah-tengah masyarakat.

Lanjutnya lagi,Polri adalah organisasi lembaga yang di tuntut untuk memberikan contoh teladan yang baik dari masyarakat dan juga di tuntut untuk memberikan kualitas pelayanan yang terbaik dalam setiap bidang tugas dan Kamtibmas.Polri banyak tapi kualitas masih rendah, maka belum bisa memenuhi harapan masyarakat secara sempurna, namun dengan kualitas yang ada polisi yang cukup mampu hanya sedikit yang mempunyai dan memiliki kualitas yg baik, maka dapat memberikan pelayanan yang baik dan dapat memenuhi harapan masyarakat.

” Langkah tegas harus dilakukan sebagai pimpinan sebagai implementasi program presisi Kapolri dengan pemantapan reformasi internal yaitu penegakan aturan kode etik dan profesi polri dalam rangka mewujudkan kedisiplinan dan solidaritas internal yang baik dalam rangka perbaikan kultur yaitu tindak tegas anggota yg terlibat peredaran dan penyalahgunaan narkoba,”Tutup Kapolres Lahat.(Ton)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Don`t copy text!