Diduga Tak Kantongin Izin Pemkab Lahat Segel Cafe Siska


LAHAT,Kabarlahat.com,- Diduga tidak memiliki Izin Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Lahat kembali melakukan Penyegelan terhadap Cafe Siska,Kamis (19/8/2021) pukul 10.00 wib.

Informasi yang diterima awak media pelaksanaan penutupan Cafe tersebut diduga ilegal dan tidak berizin beraktifitas sampai dini hari dan diduga terdapat peredaran miras dan narkoba.
Pada awak media ini saat ditemui Kasat Pol PP Fauzan denin, membenarkan ada penutupan cafe Siska oleh pihaknya.
” Benar..tadi kita baru saja menutup atau menyegel cafe Siska yang terletak di desa kota baru,’Terang Kasat Pol PP.
Lebih lanjut ditambahkannya lagi,Adapun aksi penutupan hari ini karena cafe Siska  melanggar Perda Kabupaten Lahat 1. Perda No. 01 Tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Ketertiban, Kebersihan dan Keindahan, Perda No. 07 Tahun 2005 tentang Penjualan Minuman Beralkohol,Perda no 7 th 2000 ttg izin usaha pariwisata dan hiburan, Perbup 25 Tahun 2020 tentang Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan. 
” Sudah banyak peraturan yang mereka langggar,baik perizinan,perda Kabupaten Lahat no.1,Perda no 7 th 2000 ttg izin usaha pariwisata dan hiburan,jadi atas pelanggaran yang mereka lakukan akhirnya pemerintah Kabupaten Lahat menyegel cafe tersebut,’Terang Fauzan.
Terpantau di lapangan dalam penyegelan tersebut Satpol PP di dampingi oleh aparat penegak hukum,TNI, POLRI dan POM Lahat.
Dilanjutkannya lagi,Dalam penyegelan tersebut pihaknya telah melakukan pembinaan dalam bentuk himbauan, teguran tertulis dan sidak di tempat. 
” Kita sempat beberapa kali pemanggilan untuk tidak melakukan aktifitas hiburan diluar ketentuan yang ada kami telah melakukan penegakan perda tersebut diatas, atas pelanggaran yang dilakukan sesuai dengan SOP aturan yg berlaku yaitu melakukan pemeriksaan terhadap pemilik cafe dan melakukan penutupan cafe tersebut dengan cara memasang segel yang di hadiri dan disaksikan oleh unsur FORKOPIMDA Lahat, FORKOPIMCAM Lahat,  3 Pilar Desa kotaraya, dan Unsur TOGATOMA desa Kota Raya,”Sambung Fauzan.
 ‘ Terhadap pemilik usaha kita lakukan proses penyidikan dan  dilanjutkan keproses hukum sesuai ketentuan yang Berlaku,’Beber Fauzan.

Dirinya  berharap  dukungan dan partisipasi dari 3 pilar desa untuk melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap apa yang sudah  dilakukan.(Ton)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Don`t copy text!